Terakhir saya menulis di blog ini awal tahun 2010, sekarang tidak terasa hampir 11 bulan saya tidak pernah “menjamah” blog saya ini. Mungkin karena kesibukan baru saya yang membuat saya tidak bisa mengupdate informasi di blog ini. sampai2 hampir lupa passwordnya. Mudah-mudahan di awal tahun 2011 nanti saya diberikan kesempatan untuk bisa mengelola blog ini lagi. Berawal dari surat edaran yg diberikan Ka. Prodi kepada temen2 dosen, bahwa setiap dosen harus punya blog untuk memudahkan komunikasi dengan mahasiswa, maka saya sempatkan untuk membuka kembali. minta do’anya semoga rajin mengupdate blog ini. Dan apresiasi buat ka. Prodi yg sudah mengeluarkan kebijakan untuk membuat blog.
Akhir Tahun 2010
Ditulis dalam Opini
Saling Menghujat
Tahun 2010, sudah hampir berjalan 1 bulan. Tahun yg kita harapkan penuh dengan kedamaian, ketentraman dan kenyamanan ternyata belum kita rasakan. Di awal tahun ini banyak sekali peristiwa yg membuat kita mengelus dada. Pansus Century misalnya, para anggota dewan yg dipilih oleh rakyat mulai saling menghujat dan saling tuding dengan kata-kata yg tidak selayaknya diungkapkan. ada oknum tokoh agamapun yg berkomentar bermuatan politis, yg intinya menghujat secara tidak langsung. Padahal di dalam agama sendiri, kalau kita mengingatkan gunakanlah bahasa yg santun yg tidak langsung menohok seseorang. Karena kita tidak bisa mengatakan benar dan salah tanpa ada bukti yg menguatkannya. Sepertinya tahun ini merupakan tahun dimana masyarakat disuguhkan dengan hujatan dan makian saja. Rakyat udah jenuh. Semoga kita diberikan kesadaran dan petunjukkan oleh Alloh SWT. Amin3x
Ditulis dalam Opini
Balik lagi…
udah lama saya ngak pernah nulis di blog ini, karena beberapa kesibukan. sebenarnya banyak yg ingisn saya tulis tapi terlanjur udah lupa. ini menjadi pelajaran yg berarti, bahwa kalau ada sesuatu jangan hanya diingat tapi cobalah untuk menulisnya. sehingga sewaktu-waktu kita butuhkan bisa kita buka kembali. lain waktu disambung lagi ya………
Ditulis dalam Opini
Kampanye Presiden
Sebentar lagi kita akan melaksanakan pemilihan presiden. Saat ini kampanye calon presiden RI masa bakti 2009/2014 telah bergulir. Tujuan dengan adanya kampanye ini sebenarnya untuk mensosialisasikan program jika nanti terpilih menjadi presiden. Akan tetapi kenyataa di lapangan lain, kalau kita dengar dan baca dari media yg ada, kampanye presiden hanya dijadikan ajang untuk mengungkap kekurangan rivalnya dan mengunggulkan dirinya sendiri. Padahal di semua agama melarang setiap umat untuk mengungkapkan aib saudaranya dan berlaku sombong. Sehingga tujuan dari kampanye ini tidak akan tercapai. Masyarakat saya kira udah bosan denga keadaan ini. Masyarakat hanya membutuhkan seorang pemimpin yg bisa membawa negara ini menjadi lebih baik, melalui sebuah pemilihan yg jujur, adil dan santun. Tidak dengan orasi dan debat yg saling menjatuhkan. Saya kira calon presiden dan wakil presiden lebih dewasa untuk menyikapi event ini. Marilah kita bersama membangun negara ini dengan damai, niat yg suci dan penuh dengan toleransi. Kami berdo’a semoga Indonesia mendapatkan pemimpin yg arif dan bijaksana. Amin…
Ditulis dalam Opini
Website UNP Kediri Berubah
Website UNP Kediri yg semula www.unpkediri.ac.id berubah menjadi www.unpkediri.web.id. Bagi warga kampus yg ingin melihatnya silahkan. Ada perubahan yg revolusioner bagi UNP Kediri.
Ditulis dalam Pengumuman
Kunci Jawaban Mid Matematika Keuangan
http://www.ziddu.com/download/4502578/kuncijawaban.doc.html
Ditulis dalam Bahan Ajar
Ketentuan Perbaikan Nilai (Prodi Bahasa Indonesia, Akt. 2008):
Mahasiswa diperbolehkan memperbaiki nilai jika:
1. Sudah mengumpulkan Tugas, sudah mengikuti Mid dan UAS.
2. Atau belum mengumpulkan tugas tetapi sudah mengikuti Mid dan UAS, dengan catatan tugas segera dikumpulkan.
Tugas Untuk Ujian Perbaikan:
Membuat Bahan Ajar menggunakan software Power Point. Kemudian dikirim lewat e-mail ke aan_ict2007@yahoo.co.id
Ditulis dalam Pengumuman
Membaca
Kadang orang tidak akan percaya terhadap sesuatu kalau orang tersebut tidak melakukan sesuatu tersebut. Seperti membaca, banyak himbauan baik dari televisi, radio, guru, dan lain-lain. Dengan membaca maka kita akan tahu segalanya. Akan tetapi banyak yg tidak menghiraukan. Ini merupakan pengalaman pribadi saya, sebelumnya saya tidak begitu perhatian dengan minat baca seluruh keluarga saya. Saya hanya memikirkan kebutuhan saya sendiri karena saya harus rajin mencari informasi baru supaya bisa ditularkan kepada orang lain. sebelumnya saya hanya berlangganan majalah yg berkenaan dengan dunia TI (komputer) tapi juga ngak pinter2 komputer sampai sekarang. ha…haa…haa. Karena saya berfikir kalau surat kabar sudah baca dari internet kenapa harus berlangganan. Kemudian saya berfikir kalau setiap saya ngobrol dengan keluarga kenapa jarang nyambung, akhirnya saya menemukan beberapa sebab diantaranya: keluarga hanya melihat sinetron, kalau ada berita selalu diganti dan acara musik. Saya mencoba bereksperimen, beberapa bulan yg lalu saya mulai langganan surat kabar dan tabloid disamping majalah dan tabloid yg sebelumnya saya udah langganan. Meskipun saya harus mengeluarkan dana tambahan setiap bulan. Tapi saya berfikir tak apalah yg penting semua tahun informasi di luar sana. Siang tadi, tidak sengaja saya ngobrol dengan beberapa anggota keluarga ternyata pada saat saya pancing beberapa informasi yg lagi “in” sekarang ini mereka merespon dengan baik. Dalam hati saya ternyata eksperimen saya berhasil, dengan adanya surat kabar tiap hari, mereka kalau ada waktu senggang membacanya. Itulah yg mungkin sangat berharga bagi saya dan keluarga ternyata dengan sedikit pengorbanan kita bisa melatih mereka untuk membaca dan merespon informasi yg ada sekarang. Jadi saya pribadi berpesan mencobalah untuk membaca apapun yg bisa bermanfaat bagi kehidupan anda. Ok… Selamat Membaca……….
Ditulis dalam Opini | Tag:selanjutnya
“Pahlawan Kesiangan”
Pemilu kurang beberapa hari lagi, partai politik mulai marak menyuguhkan janji-janji. Tidak lupa para caleg masing-masing partai bergerak cepat merebut simpati rakyat. Ada yg lebih ironis bahwa money politik dianggap sesuatu hal yg biasa bahkan salah salah satu partai mempunyai slogan “Diberi uang itu rejeki”. Apakah itu merupakan bentuk legalisasi dari money politik? Dan yg tidak habis pikir lagi adalah banyak partai politik yg mengklaim kader-kadernya berjasa atas keberhasilan yg diraih oleh bangsa ini. contoh riil adalah swasembada beras, ini diperebutkan oleh beberapa partai, kalau mau realistis tanpa bantuan petani yg notabene bukan dari satu partai tertentu hal tersebut tidak bisa dilakukan. Apa tidak malu dengan para petani yg sudah mencurahkan seluruh pikiran dan tenaga untuk mencapai swasembada beras. Pemilu memang banyak orang yg mengaku “berjasa” kepada bangsa ini, yg bertujuan hanya untuk memuluskan jalan mencapai kursi kekuasaan. kita sebagai rakyat mulai apatis dengan para elit politik sekarang. Yang hanya mengumbar janji-janji kosong. Seharusnya para elit politik yg berkuasa tersebut menjadi pelayan rakyat, bukan malah menjadikan rakyat sebagai pelayan. Kalau dia bekerja dan berhasil mensejahterakan rakyat bukankan itu memang tugasnya, bukan malah mengaku sebagai seorang “pahlawan” penyelamat bangsa ini. Bukankah Tuhan tidak suka orang yg sombong dan suka pamer? marilah kita merenung untuk kebaikan bangsa ini
Ditulis dalam Opini
“Lowongan Kerja” Baru
Mendekati Pemilu 2009 pada bulan April mendatang, marak sekali gambar para caleg DPRD atau DPR pusat. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Opini | Tag:selanjutnya
Komentar Terakhir